Minggu, 21 Desember 2014

Tundukan Dengan Iman!

Bismillah...

Sadarilah bahwa sesungguhnya Allah SWT selalu memberikan karunia terbaik untuk hamba-hamba-Nya

Namun mengapa, terkadang kita tak segera untuk menyadarinya....

"Astaghfirullah"

Rasa syukur kepada Allah SWT semestinya kita lakukan dengan mengikatkan diri kita pada aturan-Nya

Pemahaman pun dapat kita aplikasikan dengan berbuat baik yang akan membantu kita menjalani kehidupan ini dengan baik pula

Jikalau anda tahu, orang yang menjadi 'budak' nafsunya, dia tak akan bisa melihat kebenaran dari Allah SWT...

Sahabat..

Mohonlah kepada Allah SWT, agar kita dijauhkan dari godaan setan yang terkutuk dan juga dijauhkan dari kejahatan manusia yang mengajak kepada perbuatan terkutuk

Siapa Orang Cerdas?

Bismillah...

Perhatikan sabda Rasulullah Shalallahu'alaihi wa salam berikut ini;

"Orang yang cerdas adalah orang yang mampu menundukkan hawa nafsunya serta biasa beramal untuk bekal kehidupan setelah mati.

Sebaliknya, orang yang lemah adalah orang yang memperturutkan hawa nafsunya, sementara dia berangan-angan kepada Allah” 

(HR. At tirmidzi, Ahmad, Ibn Majah, dan al-Hakim).

Kutipan Pesan Khalid bin Walid r.a

"Aku mencari kematian (di medan perang) dan kemungkinan itu bisa di dapat, tetapi aku belum ditakdirkan, kecuali mati di atas tempat tidurku. Tidak ada satu perbuatan yang paling aku harapkan, setelah kalimah Lailaha illa-llah, ketimbang suatu malam dimana aku bermalam dengan memakai perisai di bawah cahaya bulan di langit dan guyuran hujan hingga subuh, sampai kami menyerang (dan mengalahkan kaum kafir)."

[Khalid bin Walid r.a]

Bertambah Amanah, Agar Kita Pantas!



[SEPERCIK INSPIRASI]

Bismillah...

Sahabat mari sejenak kita renungi...

Tatkala dibahumu diberikan tambahan amanah dalam aktivitas mengemban dakwah

Sesungguhnya itu adalah langkah yang akan 'membantu' kita untuk menutup "celah-celah" pintu kefuturan

Ya, 'bisa-bisa' ruang untuk futur itu tidak ada, bahkan kita pun akan menyadari bahwa "sangat disayangkan" bila waktu yang Allah berikan itu hanya 'terbuang sia-sia' memberi porsi kepada si 'futur'

Sahabat...

Pun sebuah tantangan dakwah di masa depan pasti akan jauh lebih besar

Maka persiapkan diri bila 'sewaktu-waktu' amanah berdakwah pun juga semakin bertambah

Tak perlu 'kaget berkepanjangan', kita hanya perlu menata hati dan menata pikiran

Karena bertambahnya amanah dakwah justru membuat diri makin berkualitas

dan

Niscaya kemenangan atas pertolongan-Nya pun hadir karena kita pantas

Mari sadari bahwa dakwah adalah poros kehidupan dan setiap waktu-waktu yang kita miliki saat ini menjadi waktu yang sangat berharga

karena setiap waktu yang ada selalu di isi untuk memikirkan umat,

karena setiap waktu yang ada selalu digunakan untuk mengatur strategi dakwah

karena setiap waktu yang ada digunakan untuk menguatkan amunisi tsaqofah Islam bekal untuk berdakwah

dan karena setiap waktu yang ada untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Allah SWT mudahkan setiap langkah hamba-hamba-Nya dalam perjuangan dakwah

Sahabat...

Beruntunglah wahai engkau yang 'berlapang dada' dan 'ikhlas' dalam mengemban amanah dakwah

"terus dan terus" luruskan dengan niatan suci bahwa memikul amanah dilakukan semata-mata untuk mendapatkan keridhoan Allah Ta'ala semata

Niscaya setiap peluh dan pengorbanan di jalan dakwah kelak ada balas dengan pundi-pundi pahala yang tak bisa dielak, insya Allah...

Bismillah...

Benarlah firman Allah Ta'ala yang artinya;

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui." (QS. Al Anfaal: 27)

Sahabat...

Semoga kita selalu ada dalam keistiqomahan di jalan dakwah...

Semoga Allah selalu memberikan kekuatan kepada kita dalam memenuhi semua amanah...

Semoga kesabaran, kelapangan hati dan ketakwaan, menjadi tameng dalam menghadapi segala macam kefuturan..

Sejenak mari menghela nafas dan kembali jernih berpikir, sungguh...masih banyak PR yang harus kita kerjakan...

Tetaplah fokus pada tujuan dakwah, itulah yang harus selalu kita pikirkan

dan kepada siapa lagi kita bersandar serta mengadukan keluh kesah kecuali kepada Allah SWT

Ya, karena perjuangan dakwah ini tidaklah mudah!

Semoga kita diberikan kekuatan untuk mampu menjaga islam ini, mengokohkan barisan dakwah, menguatkan ukhuwah Islamiyah...

serta saling membantu untuk mampu "melayakkan diri" menjadi penjaga Islam yang terpercaya!

Lantangkan Takbirmu Saudara!

Allahu Akbar....!!   

***

Mari sahabat sebarkan informasi ini.

Semoga bisa menginspirasi kebaikan dan bisa menjadi amal jariyah untuk kita bersama. Jazakumullahu khairan katsiron
 

Anda adalah...

Bismillah...

Anda adalah hamba Allah yang memikul kewajiban mengemban dakwah...

Anda adalah hamba Allah yang melayakan diri sebagai khairu ummah (umat terbaik)...

Bila pengemban dakwah selalu dihujani dengan berbagai tindak penolakan dakwah...

Bila sebagai hamba Allah masih mudah kena goda...

Jangan menyerah, tetap menataplah ke depan luruskan niat karena Allah dan gantungkan pada tumpuan asa keberhasilan dakwah hanya kepada Allah SWT

Ingat, Allah SWT Maha Kuasa yang bisa membolak-balikkan hati manusia

dan teruslah berdoa semoga Allah berikan kepada kita keistiqomahan di jalan dakwah

Doa Keluar Rumah dan Keutamaannya

Doa Keluar Rumah dan Keutamaannya

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

BISMILLAHI, TAWAKKALTU ’ALA ALLAH, LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH

Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah.

Keutamaan:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan keutamaan doa ini,

إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، قَالَ: يُقَالُ حِينَئِذٍ: هُدِيتَ، وَكُفِيتَ، وَوُقِيتَ، فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ، فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ: كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِيَ وَكُفِيَ وَوُقِيَ؟

”Apabila seseorang keluar dari rumahnya kemudian dia membaca doa di atas, maka disampaikan kepadanya:

‘Kamu diberi petunjuk, kamu dicukupi kebutuhannya, dan kamu dilindungi.’

Seketika itu setan-setanpun menjauh darinya. Lalu salah satu setan berkata kepada temannya,

’Bagaimana mungkin kalian bisa mengganggu orang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.’

(HR. Abu Daud 5095, Turmudzi 3426, dan dishahihkan al-Albani)

Periksalah Hati!



[SEPERCIK INSPIRASI]


Bismillah...

Benarlah firman Allah Ta'ala yang artinya:

"Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." [QS. Al Hujuraat: 18]

***

Bila hati keruh dan pikiran inginkan pujian manusia, Allah melihat apa yang kamu kerjakan

Bila tangan dan hati terdorong celah untuk maksiat, Allah melihat apa yang kamu kerjakan

Bila sendirian 'maksiat serasa tak ada yang melihat', Allah melihat apa yang kamu kerjakan

Bila tau bahwa perjuangan mewujudkan kehidupan Islam adalah kewajiban tapi diri masih enggan terlibat, Allah melihat apa yang kamu kerjakan

Beristighfarlah...Astagfirullah...

Bila saja kita menyadari betapa sayangnya Allah kepada kita

Akal yang Allah berikan kepada kita untuk berpikir, ini karunia besar

Dengan akal kita bisa menyadari bahwa Allah senantiasa mengawasi kita

Dan kelak tak ada yang luput dari penghisaban di akhirat

Sahabat...

Masih ada waktu untuk mencari perbekalan untuk alam keabadian

Semoga kita dijauhkan dari sifat-sifat buruk, sifat-sifat yang bisa membatalkan amal sholih

Dalam setiap aktivitas, tetap luruskan niat karena Allah

Dalam setiap perbuatan, tetap kukuh tuk terikat dengan aturan Allah

Meski tidak mudah, iya!

Meski sulit, iya!

Karena sesunguhnya "bahagia itu sederhana" yaitu hidup untuk mendapatkan keridhoan Allah SWT

***

Mari sahabat sebarkan informasi ini.

Semoga bisa menginspirasi kebaikan dan bisa menjadi amal jariyah untuk kita bersama. Jazakumullahu khairan katsiron