Sabtu, 25 Mei 2013

Pro dan Kontra itu biasa

♥ SEPERCIK INSPIRASI ♥
====================
Bismillahirrohmanirrohim...

Hura hara adanya pro dan kontra adalah suatu hal yang biasa | Namun Islam mengajari kita untuk menyerukan bukan untuk memaksa

Jika Khilafah itu sudah dijanji Allah swt, maka itu cukup bagi kita |
Jika Khilafah itu sudah dikabarkan oleh Rasulullah saw, maka itu cukup bagi kita

Ada atau tidak adanya kita ikut berjuang, Khilafah itu pasti tegaknya | Ada atau tidak adanya kita ikut berjuang, orang-orang pilihan pejuang Khilafah itu pasti adanya

Karena Khilafah tegak bukan karena setuju atau tidaknya dari suara mayoritas manusia | Namun karena panggilan dan konsekuensi keimanan mereka terhadap seruan "masuklah kepada Islam yang sempurna"

Saudaraku, alihkan pandanganmu, tataplah kedepan dan lihatlah bahwa Khilafah itu dekat di depan kita dan bahkan sungguh-sungguh teramat dekat (*bagi orang-orang yang meyakininya).

DEMOKRASI SISTEM KUFUR DAN RUSAK: KHILAFAH SOLUSINYA


============================================
Tak banyak disadari oleh umat Islam, bahwa demokrasi adalah sistem kufur. Ini karena demokrasi bertentangan dengan Islam. Pertentangan demokrasi dengan Islam terletak terutama karena demokrasi menempatkan kedaulatan (baca: hak membuat hukum) ada di tangan rakyat (manusia), sedangkan Islam menegaskan bahwa hak tersebut hanya milik Allah SWT. Karena itu jelas, secara i’tiqadi demokrasi bertentangan dengan Islam.

Bukan hanya kufur, demokrasi adalah sistem yang rusak dan memproduksi banyak kerusakan. Demokrasi rusak terutama karena pilar utamanya adalah kebebasan. Kebebasan inilah yang kemudian melahirkan banyak kerusakan di segala bidang; moral, pemerintahan, hukum, ekonomi,dll. Secara moral misalnya, pornografi, pornoaksi, seks bebas, pelacuran, aborsi peredaran miras dan narkoba dll adalah fenomena yang akrab di negeri-negeri sistem demokrasi dimanapun. Di bidang pemerintah, korupsi juga menonjol dalam sistem demokrasi. Di bidang hukum,keberpihakan hukum terhadap pihak yang kuat dan mendekriminasi pihak yang lemah juga menjadi hal biasa dalam sistem demokrasi. Di bidang ekonomi, kesenjangan kaya miskin juga menjadi warna tersendiri dalam sistem demokrasi. Semua itu bisa kita saksikan dan rasakan sendiri di negeri ini yang pernah di daulat menjadi “ jawara demokrasi” termasuk tentu saja di Amerika dan Eropa sebagai kampium demokrasi.

Berikut adalah data-data kerusakan yang ditimbulkan kebebasan dalam demokrasi:
1. Media
Kasus aborsi terus meningkat, dan sekitar 62 persen pelakunya adalah anak di bawah umur. Komnas Anak melansir, 97% anak Indonesia pernah nonton pornografi, 97% anak SD pernah mengakses pornografi (2009) dan 30% dari 2-2,6 juta kasus aborsi dilakukan remaja usia 15-24 tahun (2009). Berdasarkan data Depkominfo pada tahun 2007, ada 25 juta pengakses internet di Indonesia. Konsumen terbesar 90 persen adalah anak usia 8-16 tahun, 30 persen pelaku sekaligus korban pornografi adalah anak.
2. Seks Bebas
Survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang dirilis awal Mei 2010, sebanyak 97 persen siswa sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas pernah menonton atau mengakses situs pornografi. Dampak mengakses situs porno, kata Tifatul, sebanyak 92,7 persen responden siswa menengah mengakui pernah melakukan aktivitas mengarah seksual berupa ciuman, bercumbu dan seks oral. Sebanyak 62 persen dari 4.500 responden tersebut mengaku pernah melakukan hubungan badan dan sisanya 21,2 persen yang merupakan siswi SMA pernah melakukan pengguguran kandungan.
3. Aborsi
Pada 2008, Voice of Human Rigths melansir aborsi di Indonesia menembus angka 2,5 juta kasus, 700 ribu diantaranya dilakukan oleh remaja dibawah usia 20 tahun (majalah Al-Wai’e No.112 Tahun X, 1-31 Desember 2009).
4. Pemerkosaan
Indonesian Police Watch merilis terdapat 29 kasus pemerkosaan yang terjadi di berbagai daerah di nusantara hanya selama Januari 2013. (http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/13/01/28/mhbpmk-kasus-pemerkosaan-bulan-ini-didominasi-korban-anakanak)
5. Korupsi
Tercatat sebanyak 1.408 kasus korupsi dengan kerugian negara Rp39,3 triliun selama periode 2004-2011. (http://www.tribunnews.com/2012/12/05/indra-data-kpk-soal-kasus-korupsi-mengerikan)

Islam dengan peraturannya yang lengkap di berbagai bidang memiliki solusi atas semua permasalahan ini. Hanya saja aturan Islam/syariat Islam hanya dapat ditegakkan secara sempurna apabila ada sebuah institusi negara Islam yang disebut Khilafah. Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi kaum muslimin seluruhnya di dunia, untuk menegakkan hukum-hukum syariah Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh dunia. (Abdul Qadim Zallum, Nizhamul Hukm fi Al Islam, h. 34).

Kewajiban ditegakkannya khilafah adalah pasti dan tidak ada keraguan lagi seperti yang diungkap dalam kitab Al-Fiqh Ala Al-Madzahib Al-Arba’ah: “Para imam [Imam Abu Hanifah, Malik, Syafii, dan Ahmad] rahimahumullah telah sepakat bahwa Imamah [Khilafah] itu fardhu…” (Abdurrahman Al-Jaziri, Al-Fiqh Ala Al-Madzahib Al-Arba’ah, 5/416).

Adapun beberapa dalil yang menunjukkan tegaknya khilafah adalah:
1.“Wahai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah Rasul-NYa, dan Ulil Amri di antara kamu.” (QS An-Nisaa` : 59)
2.“Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.” (QS Al Maidah : 48)
3. Kaidah Syar’i: ما لا يتم الواجب إلا به فهو واجب “Jika suatu kewajiban yang tidak terlaksana kecuali dengan sesuatu, maka sesuatu itu wajib pula hukumnya.” 

Yakin Khilafah Memang Dekat

♥ KISAH INSPIRATIF MUKTAMAR KHILAFAH ♥♥♥

===============================
Bismillahirrohmanirrohim

Ada kisah inspiratif dibalik potret acara Teatrikal Menyusun Botol pada rangkaian acara Muktamar Khilafah di Yogyakarta 5 Mei 2013. Teatrikal yang melibatkan banyak orang dengan cara berestafet menyusun 6000 botol agar membentuk tulisan Al Khilafah.

Agenda ini sempat membuat was-was deg-degan PJ teatrikal. Ketika tiga hari sebelum hari H yang mau bersedia menjadi pelaku teatrikal baru terkumpul 80 orang. Bisa dibayangkan bukan, dengan pelaku 80 orang harus menyusun 6000 botol, pastinya hal ini akan menyedot durasi waktu acara yang banyak.

Tidak disangka, Alhamdulillah ternyata pada saat hari H bisa mengumpulkan 250 orang dan peserta pun turut andil ikut turun dari tribun membantu menyusun botol-botol tersebut. Awalnya oleh PJ acara direncanakan bisa selesai tersusun sekitar 15 menitan. Lagi-lagi ini di luar kuasa, ternyata penyusunan botol-botol ini bisa selesai dalam durasi waktu 12 menit. Subhanallah...

Ini berarti Khilafah tegaknya bisa lebih cepat daripada anggapan orang-orang yang mengganggap Khilafah itu tegaknya masih lama. Allahuakbar!

Generasi Terasing

♥♥♥ SEPERCIK INSPIRASI ♥♥♥

====================
Bismillahirrohmanirrohim...

Menjadi Muslim yang mengazzamkan diri taat kepada Allah bukanlah perkara yang mudah
Selalu saja ada ujian dan godaan yang terus menggoncang aqidah
Terlebih dalam kungkungan sistem demokrasi-sekuler saat ini yang serba bebas kepayah
Lingkungan yang membuat kita harus kuat melawan arus dengan berpegang pada syariah

Jika kemudian ada orang sekitar yang mengata anda "aneh"
Itu bisa jadi karena mereka belum faham akan bagaimana Islam mengatur secara indah
Jika kemudian masih ada orang sekitar yang mengata "itu susah"
Itu bisa jadi karena mereka belum mengetahui akan bagaimana caranya syariah tertegak secara Kaffah

Maka menjadi orang asing ditengah-tengah out put rusaknya sistem saat ini menjadi godaan istiqomah
Kuncinya ada pada kuat memegang syariah Islam sebagai standar perbuatan dalam bertingkah
Menjadikan Islam sebagai kepemimpinan dan landasan dalam berfikir dalam melangkah
Untuk itu jangan takut, dan jangan pantang mundur kala sapaan Ghuraba' sering bersinggah

“Sesungguhnya Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali pula dalam keadaan asing, maka berbahagialah orang-orang dikatakan asing.”
(HR. Muslim dari hadits Abu Hurairah dan Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma)

ISLAM FOR ALL

♥♥♥ SEPERCIK INSPIRASI ♥♥♥

====================
Bismillahirrohmanirrohim....

Untuk apa kita mengkaji Islam yang sempurna | Selain dari sebuah konsekuensi keimanan yang wajib, agar amal kita ada landasan ilmunya

Mengkaji Islam tak sekedar transfer Ilmu akan tetapi harus diambil sebagai pemahaman untuk diamalkan | Karena setiap perbuatan dewasa manusia kelak akan dimintai pertanggungjawaban

Jika hidup ini bebas tanpa ada aturan yang benar, maka akan berbuah pada suatu nista durjana | Bebas aturan hidup membuat manusia sengsara baik dunia dan diakherat sana

Maka sebaik-baik aturan itu cukuplah datangnya dari Sang Maha Pencipta | Yang Maha Mengetahui akan apa yang dibutuhkan oleh sang makhluk-Nya

Sehingga standar baik-buruk, benar-salah, terpuji-tercela, dosa-pahala hanyalah hak Allah yang memberi sematan | Bukan justru sematan hasil standar manusia yang memiliki kelemahan, serba kurang dan memiliki batasan

Bukankah kebahagiaan hakiki itu adalah mengharap keridhoan Allah | Untuk itu, sejatinya tujuan hidup itu adalah untuk beribadah mengabdi kepada Allah

Islam diturunkan sempurna untuk semua manusia, tak sekedar untuk muslim semata | Karena Islam akan memuliakan kita, jika kita mau mengambilnya

Kemuliaan Islam sungguh akan terpancar dan nyata saat ada institusi penjaga Khilafah | Negara inilah yang menjadi satu-satunya metode untuk menerapkan aturan Islam secara Kaffah

Tak ada jalan lain untuk tetap istiqomah di jalan Allah | Dengan tetap terus mengkaji Islam, menyebarkan Islam dan berjuang menegakan syariah Islam secara kaffah dalam bingkai Khilafah

ZIKIR MENJELANG KEMATIAN


Dari Abu Ishaq dari Al Agharr Abu Muslim bahwasanya ia menyaksikan Abu Hurairah dan Abu Said Al Khudri ra., bahwasanya kedua orang itu menyaksikan Rasulullah bersabda: "Apabila hamba mengucapkan :

'LAA ILAAHA ILLALLAAH WALLAHU AKBAR " (Tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar).

Beliau bersabda : Allah yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman : "Benarlah hambaKu, tidak ada Tuhan selain Aku, dan Akulah Allah Maha Besar".

Apabila hamba mengucapkan :

'LAA ILAAHA ILLALLAAH WAHDAH" (Tiada Tuhan selain Allah sendiri).

Dia berfirman : "Benarlah hambaKu, tiada Tuhan selain Aku sendiri".

Apabila hamba mengucapkan :

'LAA ILAAHA ILLALLAAH WAHDAHU LAA SYA­RIIKA LAH " (Tiada Tuhan selain Allah, sendirian tiada sekutu bagiNya).

Dia berfirman : "Benarlah hamba-Ku, tiada Tuhan selain Aku, dan tidak ada sekutu bagiKu".

Apabila hamba mengucapkan :

'LAA ILAAHA ILLALLAAHLAHUL MULKU WALA­HUL HAMDU"

(Tiada Tuhan selain Allah, bagiNya kerajaan itu, dan bagiNya segala puji).

Dia berfirman : Benarlah hambaKu, tiada Tuhan selain Aku, bagiKu kerajaan itu dan bagiKu segala puji". Apabila hamba mengucapkan :

'LAA ILAAHA ILLALLAAH WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH"

(Tiada Tuhan selain Allah, dan tiada daya dan kekuatan melainkan pertolongan Allah)

Dia berfirman : "Tiada Tuhan selain Aku, dan tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Ku".

Abu Ishaq berkata : Kemudian Al Agharr mengatakan sesuatu yang tidak saya pahami. Ia Berkata : Lalu saya bertanya kepada Abu Ja'far: "Apakah yang ia ucapkan ?".
Ia berkata : "Barang siapa yang pada waktu menjelang mati mengucapkan kalimat-kalimat itu maka ia tidak tersentuh neraka".

[Hadits ditakhrij oleh Ibnu Majah]

Kriteria Istri Shalehah

♥♥♥ DIVISI DAKWAH & POLITIK PEREMPUAN ♥♥♥

================================


Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarkatuhu

Sahabatku, Inilah diantara kriteria istri sholehah

1. Sangat damai hidup bersamanya karena ketaatannya kepada Allah (QS 4:34)

2. Kalau ditatap selalu menyenangkan

3. Tidak membantah jika diperintah suaminya dalam kebaikan dan Syariat Allah

4. Pandai menjaga kehormatan dan harta suaminya. Rasulullah bersabda, "Sebaik-baik istri sholehah adalah jika ditatap menyenangkan, bila diperintah taat, dan jika suaminya pergi pandai menjaga kehormatan dan harta suaminya" (HR Abu Daud)

5. Mulia sekali karena terjaga kehormatan dan tertutup auratnya (QS 33:59)

6. Bukan hanya sabar bahkan rela berkorban untuk suaminya

7. "Gholimah" pandai merawat tubuhnya dan sangat aktif melayani suaminya

8. Bersyukur atas nikmat Allah dengan terus membangkitkan semangat suami dan tidak menuntut diluar batas kemampuan suaminya

9. Menyayangi dan menghormati keluarga suaminya

10. Tidak keluar rumah tanpa seizin suaminya

11. Menyertakan suaminya dalam doanya, terutama dipenghujung malam

12. Penuh perhatian saat suami bicara disertai tatapan cinta

13. Hadiah kecil tetapi sangat membahagiakan suami, tatkala istri menciumnya disertai bisikan, "Adek bangga menjadi istrimu, kak"

SubhanAllah indahnya, semoga kita sebagai muslimah bisa melayakkan diri menjadi pengemban dakwah sekaligus istri yang sholihah. Aamiin

Yang ngelike atau menyebarkan informasi ini, semoga di anugerahi pasangan sholeh/sholehah dan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah... aamiin

Fakta Bukanlah Sumber Hukum

♥♥♥ SEPERCIK INSPIRASI ♥♥♥

====================
Fakta Bukanlah Sumber Hukum
------------------------------------
A : Wk wk wk wk wk..... kya ..kya..kya..... huahahaha ... xi..xi..xi..... Apa? Khilafah? Kagak salah denger? Hhe ... sini ya mbak gue beritahu. Anda ini sejak jabang bayi sampe segede ini hidup di negara Indonesia. Negara Indonesia itu sejak berdirinya, anda belum lahir waktu itu, sudah disepakati bentuknya Republik, dasar negaranya Pancasila, konstitusinya UUD 45.
Kemudian .. kemudian (*dengan nada naik) dari dulu, sudah disepakati sistem yang dipakai adalah Demokrasi. Tau kan Demokrasi ? (*Pasang tampang Prof. Dr. )
Nah ... yang bikin gue ketawa tadi, karena anda yang baru nongol belakangan eh, mau main rombak semua yang sudah disepakati itu. Gilaaaaaa tau... (*sambil telunjuknya menari-nari).

B : Terimakasih. Saya tidak akan menanggapi dengan ketawa. Yang anda sebut itu semuanya benar. Tapi itu adalah fakta, bukan hukum. Faktanya saya terlahir dan besar di negara Republik Indonesia yang dasar negaranya Pancasila, Konstitusinya UUD 45, sistemnya Demokrasi. Itu semua fakta, bukan hukum.

Saya beri contoh agar lebih paham. Jika anda ditugaskan umpamanya ke suatu negara, dimana dinegara itu sejak dulunya dilarang melakukan ritual keagamaan, dilarang bangun mesjid, dilarang shalat, dilarang puasa, dilarang doa dsbnya. Itulah fakta yang anda temui. Bagaimana sikap anda menghadapi fakta itu ? Apakah karena fakta itu lantas anda berhenti shalat ?? Pasti tidak, karena fakta itu bukanlah hukum. Hukum yang berlaku bagi anda, adalah wajib shalat, bagaimanapun kondisinya, jika tidak shalat bakal dapat dosa. Itulah hukumnya.

Apa yang akan anda lakukan untuk menyiasati ini ? Anda mengabaikan hukum karena fakta, atau anda berusaha menyiasati fakta agar anda bisa menaati hukum wajibnya shalat ? Saya yakin anda akan memilih yang kedua, mengupayakan dengan cara apapun agar anda tetap bisa shalat, walaupun untuk itu anda berpotensi kena resiko ditangkap karena melanggar konstitusi yang berlaku sejak dulu di negara itu.

Kembali ke topik kita, fakta sudah anda sebutkan semua, tapi anda sama sekali tidak menyebutkan hukum penegakan Khilafah yang dengannya Syariat Islam akan jadi konstitusi hingga umat Islam bisa berIslam kaaffah.

Mau tahu hukumnya ? Syariat Islam itu wajib hukumnya untuk diterapkan secara kaaffah. Banyak firman Allah yang mencela bahkan mengancam orang-orang yang tidak mau berhukum dengan hukum yang sudah diberikan Allah, yaitu Syariat Islam. Dan syariat Islam itu hanya akan bisa dijadikan konstitusi jika negaranya berbentuk Khilafah, maka mau tidak mau penegakan Khilafah ini sama pentingnya dengan penerapan Syariat Islam, karena yang satu tidak bisa dilaksanakan jika satu lainnya tidak ada.

Itulah hukum tentang negara bagi umat Islam. Nah sekarang, fakta bertentangan dengan hukum. Anda akan memilih mengabaikan hukum karena fakta atau anda akan berusaha agar hukum ditaati dengan berusaha mengubah fakta ????

Satu hal yang perlu diingat, tetap berpegang pada fakta tidak mendatangkan pahala, malah akan mendatangkan dosa karena dengannya anda mengabaikan hukum wajib yang sudah ditetapkan pada penerapan Syariat dan tentunya sekaligus penegakan Khilafah. Sementara jika berusaha dan bisa mengubah fakta, anda tidak akan dikenakan dosa apapun, bahkan akan mendapat pahala karena telah memenuhi kewajiban yang telah diperintahkan Islam kepda anda.

It's your choice ...... mau ketawa lagi, silahkan sepuas-puasnya ketawa, tapi itu tidak akan pernah mengubah hukum yang ditetapkan Islam kepada kita.

Apa kita harus GR ?

♥♥♥ DIVISI IJTIMA'I (INTERAKSI PRIA & WANITA) ♥♥♥
=====================================
Bismillaah...

Untuk apa merasa GR dengan seseorang yang belum tentu jodoh anda | Bertandang pada perjumpaan yang membuat hati gusar dan jantung berdegup dengan kencangnya

Padahal tak ada yang menyangka siapakan dia | dia bukanlah siapa-siapa anda

Memang parasnya tampan, kerjanya giat, dakwahnya juga jangan ditanya | Apakah ada harap tuk bisa dapatkan dia?

Jika tak ada proses syar'i yang terjalani maka simpan saja degupan kencang itu | Agar tak menjadi sia-sia kelana akan sebuah waktu

Manusia oleh Allah telah dikaruniai naluri melestarikan keturunan (gharizah nau') | Naluri ini punya dua potensi antara kebaikan ataukan justru potensi keburukan

Jika anda sudah merasa siap, lakukan saja prosesi ta'aruf syar'i | Dengan cara itulah tuntutan gharizah nau' terpenuhi

Jika merasa belum siap, mari berlari memantaskan diri | Dengan mendatangi kajian Islam untuk membentuk kepribadian Islami

Agar tak berharap yang tiada guna dengan ber-GR ria | Cukuplah sabar menggapai keridhoan Allah yang terus kita damba

Demokrasi VS Khilafah

♥♥♥ SEPERCIK INSPIRASI ♥♥♥
====================
Bismillahirrohmanirrohim...

Ketika Demokrasi masih disangka tak membahayakan umat | lantaran kini umat muslim masih bisa menjalankan sholat

Masih bisa berzakat, berhaji, berkerudung, berjilbab dan berpuasa | Dan perkara ini sudah membuat umat muslim merasa "nyaman dan aman-aman saja".

Padahal tahukan anda? Saat ini perintah Allah yang bisa dilakukan oleh umat muslim barulah 10% dari syariah Islam| Ada prosentase 90% syariah Islam yang mengatur wilayah publik namun hingga detik ini tak sedikit pun bisa dilakukan oleh umat muslim

Mengapa? Karena ada sistem demokrasi-sekuler yang menjadi palang | Fahamilah Sistem Demokrasi itulah penjegal Islam sekaligus penghalang

Pun hendak taat kepada Allah secara kaffah menjadi susah| Butuh menyadarkan umat akan bahaya dan kufurnya sistem demokrasi, dan ini tidaklah mudah

Butuh mengorbankan waktu, harta serta pikiran | Untuk mengkaji Islam Kaffah sebagai bekal berdakwah agar Islam dapat terterapkan

Satu kata untuk Demokrasi, Mari CAMPAKKAN!
Satu kata untuk Khilafah, Mari PERJUANGKAN!

Yang masih penasaran dan meragukan Khilafah, mari "face to face" berdiskusi bertemu secara langsung 

Inspirasi sekualitas sahabat

♥♥♥ DIVISI MOTIVASI/HIKMAH/KISAH SAHABAT-SAHABIYAH ♥♥♥
==========================================

[] Jangan menilai orang dari rupanya. Karena Rasulullah melihat si pendek tak menawan ;Julaybib r.a dikejar kejar oleh para bidadari surga.

[] Berilah kesempatan seseorang untuk berubah. Karena seseorang yang hampir membunuh Rasulpun kini terbaring disebelah makam beliau ;Umar bin Khattab.

[] Jangan melihat seseorang dari masa lalunya. Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allahpun akhirnya menjadi pedang-nya Allah ;Khalid bin Walid.

[] Jangan memandang orang dari status dan hartanya. Karena sepatu emas fir'aun berada di neraka, sedangkan sandal jepit ;Bilal bin Rabah terdengar di syurga

Kitalah Musuh Barat

♥♥♥ GORESAN IDEOLOGIS ♥♥♥
====================
"Sadarilah saudaraku bahwa kitalah* MUSUH yang ditakuti Barat"

*Kitalah : Umat Muslim yang menjadikan Islam sebagai ideologi kehidupannya | Tak sekedar mencukupkan diri dengan memperbaiki diri sendiri, namun juga berjuang untuk menerapkan syariah Islam secara Kaffah dalam bingkai Negara | Hanya di tangan umat Muslimlah, karya nyata kerja mabda' Islam membuatnya tak bisa berdiam diri dalam kondisi saat ini | Pasti alamiahnya akan membuat dirinya mengemban, menyebarkan dan menerapkan Islam secara Kaffah.

Sekali lagi, "sadarilah Kitalah Musuh yang ditakuti barat".

Kedatangan Anda Dalam Muktamar Khilafah Adalah Perkara Besar

♥♥♥ KISAH INSPIRATIF MUKTAMAR KHILAFAH ♥♥♥

=================================
Kedatangan Anda Dalam Muktamar Khilafah Adalah Perkara Besar
--------------------------------------------------------------------------
Like dan sebarkan!

Oleh : Ust. Azizi Fathoni

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Di antara riwayat yang paling menarik tentang kesuksesan dakwah beliau (Mush’ab bin ‘Umair ra), adalah bahwa suatu hari As’ad bin Zurarah ra keluar bersama beliau hendak menuju pemukiman Bani ‘Abdil Asyhal dan pemukiman Bani Zhafar. Maka keduanya memasuki salah satu dinding perbatasan Bani Zhafar, kemudian keduanya duduk di sebuah sumur bernama Sumur Maraq. Lalu berkumpullah kaum muslimin kepada keduanya –Sa’ad bin Mu’adz dan Usaid bin Hudhair keduanya pemimpin Bani ‘Abdil Asyhal kala itu masih dalam kekafiran–. Tatkala keduanya mendengar hal itu (perkumpulan kaum muslimin di sumur Maraq), berkatalah Sa’ad kepada Usaid:
“Pergilah kepada kedua orang yang datang untuk membodohi kaum lemah di antara kita kemudian cegahlah keduanya, dan laranglah keduanya untuk datang ke rumah-rumah kita. Sesungguhnya As’ad bin Zurarah ra adalah putra bibiku, jika bukan karena itu maka aku tidak perlu bantuanmu untuk (melakukan)ini.” (Shafiyurrahman Al-Mubarkafuri, Ar-Rahiqul Makhtum, hlm 144)

(Kami sarankan untuk membaca lanjutan dari kisah ini)

Kita lihat, betapa para pemimpin Bani ‘Abdil Asyhal (Sa’ad bin Mu’adz dan Usaid bin Hudhair) dibikin gerah/gelisah/geram/gregetan/semacamnya oleh berkumpulnya kaum muslimin di tempat terbuka, yaitu sumur umum di pemukiman Bani Zhafar,bernama Sumur Maraq. Terlepas dari bagaimana sikap pemimpin Bani ‘Abdil Asyhal tersebut di kali pertama yang sangat antipati terhadap kedatangan Mus’ab bin ‘Umairdan As’ad bin Zurarah serta berprasangka negatif terhadap apa yang diserukan oleh keduanya, tidak bisa dipungkiri bahwa perkumpulan tersebut mampu “menggerakkan” ahlul quwwah setempat. Hingga akhirnya keduanya “turun tangan” dan mendapat seruan kepada Islam dan penerapan Islam di wilayah kekuasaannya, lalu terjadilah apa yang terjadi.

Jadi jangan remehkan kehadiran anda, dan orang-orang anda dalam Muktamar Khilafah kali ini. Karena semakin banyak peserta yang datang, akan semakin membuat “ahlulquwwah” gerah dan tergerak, turun ke lapangan dan mencari tahu serta memperhitungkan tuntutan penerapan Syari’ah dan Khilafah, yang dengungannya semakin keras memekakkan telinga kaum Kapitalis Sekular yang berusaha menutup-nutupinya. Allaahu Akbar!

Al Khilafah adalah...

♥♥♥ SEPERCIK INSPIRASI ♥♥♥
====================
Like dan sebarkan 

1) Al khilafah adalah munaffidz al-syarî'ah...tanpa khilafah hukum-hukum Islam terabaikan dan digantikan dengan hukum-hukum buatan manusia.

2) Al khilafah adalah muwahhid al-ummah, penyatu umat....tanpa khilafah saat ini umat islam terpecah belah menjadi negara-negara kecil yang jumlahnya lebih dari 50 negara yang lemah dan tak berdaya...

3) Al Khilafah adalah hâris li al-muslimîn wa dînihim, wa amwâlihim wa damihim, penajaga kaum muslimin, aqidah, harta dan darah kaum muslimin..tanpa khilafah agama dan RosulNya, nyawa kaum muslim begitu murahnya, hartanya dirampok.

Dakwah = Nafas

♥♥♥ GORESAN IDEOLOGIS ♥♥♥
====================
#Aktivitas dakwah bukanlah suatu profesi atau pekerjaan sampingan
#Dakwah dalah poros kehidupan, ia seperti nafas dalam kehidupan ini

#Bisa dibayangkan jikalau kita tidak bernafas tiga menit saja, pasti kita akan "ngos-ngosan" sesak nafas.
#Begitu pula dengan hidup ini, jika kita tidak menjadikan dakwah sebagai nafas/poros kehidupan pasti kehidupan ini juga akan "ngos-ngosan" sesak nafas akibat kungkungan sistem kufur

Jangan Tiru Fenomena ini



Jangan di TIRU fenomena ini !
Semoga segera bertaubat yang masih suka berboncengan bukan sama mahramnya ^__^

Berikut ini beberapa artikel terkait hukum bonceng-membonceng laki-laki perempuan yang bukan muhrim. Sangat menarik untuk dikaji seorang muslim sejati, khususnya para insan manusia yang meniti jalan ridho Illahi. Semoga menambah wawasan dan bermanfaat untuk kita semua 

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh
Alhamdulillah, Washshalatu wassalamu `ala Rasulillah, wa ba’d.

Hukum berduaan antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram tanpa kehadiran mahram dari pihak wanita adalah hal yang diharamkan oleh syariat Islam.

Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW berikut ini :

Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan.” (Riwayat Ahmad)

Berboncengan Sepeda Motor

Sepeda motor untuk daerah tertentu memang menjadi alat transportasi yang amat vital. Dan karena harganya tidak terjangkau oleh semua kalangan, seringkali di suatu desa seseorang yang punya sepeda motor menawarkan bantuan untuk memboncengkan teman atau tetangganya.

Tolong menolong ini sangat baik karena daripada harus jalan kaki yang jaraknya lumayan jauh, maka membonceng teman atau tetangga memang sebuah solusi kepekaan sosial yang baik.

Masalahnya adalah bagaimana hukum seorang laki-laki memboncengkan wanita teman atau tetangganya dengan niat semata-mata hanya menolong ? Tidak ada tujuan atau itikad aneh-aneh misalnya untuk selingkuh dan sebagainya.

Jawabnya adalah bahwa antara niat dengan cara harus sepadan. Niat yang baik tidak mungkin dilaksanakan dengan cara yang tidak dibenarkan dalam Islam, meski mungkin seringkali dianggap lumrah oleh sebagain masyarakat. Tanpa mengurangi rasa percaya kepada niat baik orang yang menawarkan bantuan untuk memboncengkan, namun dari posisi duduknya di sepeda motor sudah termasuk hal yang tidak mungkin dibenarkan. Sepeda motor itu hanya punya satu tempat duduk yang bila ada orang yang membonceng, maka pastilah keduanya buat hanya berada dalam posisi berduaan, bahkan tubuh mereka pun bisa saling bersentuhan, baik dengan sengaja atau tidak. Akan sulit mengatakan bahwa posisi demikian bukan berduaan / khalwat.

Kalau kendaraannya bajaj atau becak, mungkin masih bisa dikatakan terpisah, sebab posisi sopir dan penumpang memang dipisahkan. Tetapi sulit untuk mengatakan bahwa dua orang berlainan jenis yang bukan mahram naik sepeda motor berboncengan itu bukan khalwat. Bagaimana bukan khalwat, padahal tubuh mereka satu sama lain nempel karena satu tempat duduk ?

Hal Yang Sering Dilupakan

Di negeri kita, akibat lemahnya pemahamana syariat dan kuatnya adat serta tradisi, terkadang terjadi hal-hal yang seharusnya diharamkan, tetapi dilihat oleh kacamata awam sebagai sebuah permakluman. Misalnya, berduaannya seorang suami dengan adik ipar wanitanya. Atau sebaliknya, antara istri dengan adik suaminya.

Padahal antara suami dan adik ipar perempuan hubungannnya bukan mahram, sehingga kedudukannya seperti wanita asing. Dan Rasulullah SAW telah secara khusus mengharamkan jenis hubungan ini dengan sabdanya :

Jangan kamu masuk ke tempat wanita.” Mereka (sahabat) bertanya, “Bagaimana dengan ipar wanita.” Beliau menjawab, “Ipar wanita itu membahayakan.” (HR Bukhari)

wallahu a’lam bish-shawab.

Wassalamu alaikum wr.wb.

Humm..apalagi yang bukan mahram lainnya. Sadari dan sesali diawal lebih baik daripada terjerumus lama pada kubangan yang semakin jauh menyesal.
Semangat berubah lebih baik dengan taat kepada syariah Islam. Semangat!

Aku ingin menjadi Pejuang Khilafah

Bismillaah...
awalnya merasa tidak mungkin karena susah
selanjutnya masih merasa diri kepayah dan lengah
namun dengan berjalannya waktu yang terus beralih
pentingnya mengkaji Islam, dipahami ilmunya untuk beramaliah
pelan tapi pasti sebuah perubahan itu pasti teraih
dan sesungguhnya kita ini bisa menjadi bagian pejuang Khilafah 

Yang like dan setuju, disebarkan yuuk ^__^
Jazakumullahu khairan katsiron
 

Ayo Ngejar ILMU :D

#CURCOL YOOW#
---------------------
Bismillaah....
Sobat pelajar yang dirahmati Allah. Pernah tidak sobat merasakan malas?
Hehe..pastinya sering khan ya, hayoo ngaku aja deh! 
Aye juga pernah kok malas, tapi habis itu bisa aye kalahkan..ugh (*cie-gaya betul)

Oh ya kenapa ya sob, teman-teman kita kalau pas kita ajak ke pengajian mereka rasanya susah bangeeeet buat hadir. Apa mungkin karena mereka malas?
Tapi aneh lho, lihat aja tuh, sobat pelajar yang lain mereka lebih suka nonton bioskop, nonton pertandingan olahraga, lebih suka shopping, jalan-jalan, lebih suka nonton konser, haduuh parahnya lagi ada yang lebih suka ngapel pacaran. Hikz...sedihnya.
Kegiatan-kegiatan tadi seolah tidak ada kata malasnya ya, bagi mereka rajin-rajin aja tanpa mikir panjang untuk hadir. Tapi kalau buat urusan nuntut ilmu, apalagi kajian Islam, Ughh..susahnya WOW "Asli!" minta Surga 

Sobat Pelajar, jangan sampai ya hidup kita yang sekali ini, lenyap begitu saja tanpa ada ngaji Islamnya. Rugi bin banget deh. Karena hanya dengan Islam kita akan dimuliakan di dunia dan juga diakherat. Insyallah. Aamiin

Oke, Share yuuk, semoga semakin banyak sobat pelajar yang mau rajin hadir kajian menuntut ilmu Islam Kaffah. Tetap semangat menggapai ridho Allah \(^__^). Allahuakbar!

KHALWAT, jangan coba-coba!

#

#CEMEN (CERITA MENARIK) 
-----------------------------------
Bismillaah....

Kak Comel dan dik Chiki seperti biasa mereka suka ngobrol-ngobrol...simak ya episode CEMEN kali ini 
. Hehe..biar gak jadi Cemen gitu..hihihii

Comel : "Waaaahhh seneng bangeeet deeh hari ini bisa berduaan ketemu sama Mas Pici. Udah orangnya ganteng, tajir, dan tahu gak gue dikasih mawar putih sist sama doi...oow romantis kah ya.
Heh (*sambil nyenggol Chiki) denger gak sih gue lagi ngomong?

Chiki : "Iya kak, Chiki denger. Kakakku yang ku sayangi karena Allah. Kakak tahu kan ya, kita sebagai muslim dilarang berpacaran, terus berkhalwat juga gak boleh?"

Comel : "Huss..apaan sih kamu, jangan sok ustadzah deh. Kamu kok gitu sih, gak bisa liat orang seneng aja. Kalau pacaran iya aku tahu emang gak boleh, tapi kalau bakwat apa kawaat eh apa tadi?"

Chiki: "Khalwat?"

Comel : "Iya itu, makanan planet mana tuuh?"
Chiki : "Kakak Khalwat itu berdua-duannya dan dalam Islam dilarang. Simak ya kak. Ini yang bilang Rasul lho"

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لا يخلون أحدكم بامرأة فإن الشيطان ثالثهما
“Janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan seorang wanita karena sesungguhnya syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.” (HR. Ahmad 1/18, Ibnu Hibban [lihat Shahih Ibnu Hibban 1/436], At-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Awshoth 2/184, dan Al-Baihaqi dalam sunannya 7/91. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam As-Shahihah 1/792 no. 430)

ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فلا يخلون بامرأة ليس معها ذو محرم منها فإن ثالثهما الشيطان
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah ia berkhalwat dengan seorang wanita tanpa ada mahrom wanita tersebut, karena syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.” (HR. Ahmad dari hadits Jabir 3/339. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaul Gholil jilid 6 no. 1813)

لا يخلون رجل بامرأة إلا مع ذي محرم فقام رجل فقال يا رسول الله امرأتي خرجت حاجة واكتتبت في غزوة كذا وكذا قال ارجع فحج مع امرأتك
“Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Janganlah seorang laki-laki berkhalwat dengan seorang wanita kacuali jika bersama dengan mahrom sang wanita tersebut.’ Lalu berdirilah seseorang dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, istriku keluar untuk berhaji, dan aku telah mendaftarkan diriku untuk berjihad pada perang ini dan itu,’ maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, ‘Kembalilah!, dan berhajilah bersama istrimu.’” (HR. Al-Bukhari no. 5233 dan Muslim 2/975

Comel : "Jadi pacaran itu sering banget bakwat ya?"

Chiki : "Ihh..Khalwat kali kak, bukan bakwat"

Comel : "Iya kak, gak boleh, bahkan ketiganya adalah syaitoooon. Kalau diganguu syaitttoooon alias setan. Setan itu gak mau sendirian di Neraka lho, apa kakak mau jadi peneman setan di sono? kagak khan?"

Comel: "Ihh ogah lah dik?, naudzubillahi min dzalik"

Chiki : "Makanya, segera taubat aja deh kak, sebelum setannya semakin menjerumuskan jauh kejurang dosa kak"

Comel : "Hikz...nyesel gue khalwat sama dia. Tunggu saja, ku putusin hari ini juga. Meski sakit sebenernya"


"Bismilillah...tapi buat Allah, apa sih yang enggak."

Chiki : "Naah..gitu donk kak, kalau kakak memang siap nikah. Mending nikah aja, jangan malah menabung dosa dengan berpacaran/berkhalwat, gitu."

Comel: "Thanks ya dik udah ngingetin kakakmu yang selalu bandel ini, moga gak terulang dan ini yang terakhir. Doain ya biar jadi Muslimah Sholihah."

Chiki : "Hehe....senyum aja kak
  Ayook Semangat ngaji ISLAM KAFFAHnya. Biar kita tahu dan bisa beramal sholih, biar jadi Muslimah Sholihah juga gitu" ^__^b

-Oleh: Kak Ukhtyan-
---------------------------------------------------------
Sobat Pelajar, yang setuju, dishare yuuk !
Jazakumullahu khairan katsiron

Mobil Untuk Berdakwah

Bismillaah...

Kali ini memimpikan benda yang kalau lihat kantong saku semakin susah dapatkannya karena harganya ratusan juta. Lagi-lagi keinginan semacam ini harus diluruskan bukan untuk angan-angan yang berorientasi kesenangan duniawi melainkan untuk sarana dakwah. Keinginan penulis memiliki mobil adalah muncul saat ada acara di XT Square, acara tabligh akbar refleksi akhir tahun. Acara tersebut bukanlah acara biasa, namun acara yang saat penting sehingga umat muslim wajib menghadiri acara ini. Isinya merefleksikan tentang peristiwa kilas balik 2012 yang dibahas panjang lebar serta tentunya diberikan solusi konkrit cara pandang Islam.

Nah, Alhamdulillah banyak teman-teman mahasiswa  penulis yang berhasil diajak, yang menjadi suatu kendala salah satunya adalah akomodasi untuk mengangkut teman-teman mahasiswa hadir ke Refleksi akhir tahun itu. Sepintas penulis berfikir "Ingin rasanya punya mobil, bukan untuk apa-apa namun untuk dakwah". Fenomena menginginkan punya mobil ini pun bukan saat acara itu juga, namun muncul saat pulang aksi yang ditebengi mobil seperti gambar itu. Aksi/masiroh yang biasa dilakuakn dalam rangka berdakwah secara jamaah untuk mengoreksi dan memuhasabahi penguasa  ini juga agenda penting.
Nah, kendala yang sama, ada saudara-saudara mahasiswa yang menginginkan hadir namun terkendala dengan akomodasi. Ada yang kemudian mereka rela memilih untuk menunggu angkot berjam-jam dan akhirnya terlambat datang ke lokasi aksi. Ada yang memilih untuk bersepeda, meski beresiko dengan mengayuh berapa kilo meter dan keamanan dalam memarkir sepeda. Hal itu mereka lakukan, Subhanallah memang ketika dakwah menjadi poros mereka lakukan itu semua, hanya untuk berdakwah mengoreksi kebijakan penguasa yang melenceng dari syariah.

Terbesit ingin rasanya bisa punya mobil untuk memberikan tebengan kepada mereka. Alhamdulillah saat ini oleh Allah diberikan amanah membawa Red-er (motor merah milik adik). Dengan Red-er penulis bisa membolang berkeliling jogja, mendarat di tempat satu ketempat lainnya, Red-er biasa di kembali di tangan adik penulis saat adik pulang ke rumah, karena posisi dia sekarang sedang menjalankan amanah bekerja di Papua. Sementara Red-er penulis kendarai.

Sebenarnya lebih dari mobil keinginannya, hehe melainkan bus 3/4 atau bus besar. Jadi bisa memberikan tebengan kepada para peserta dalam jumlah besar untuk menghadiri agenda-agenda besar dakwah. Banyak mahasiswa yang tidak memiliki kendaraan, terkadang mereka harus nebeng menghadiri agenda dakwah, semoga suatu saat Allah memberikan amanah sebuah mobil untuk penulis agar bisa digunakan untuk berdakwah. Selain memberikan tumpangan, mobil juga sangat berguna membawa barang-barang saat kerepotan kepanitian acara. Membawa air kerdus, bendera dan tongkat, sound, dan lain-lain

Ini hanya mimpi, mimpi yang sekedar penulis goreskan, semoga menjadi doa dan dikabulkan Allah.
Dan sebenarnya harta dan apa yang kita miliki sesungguhnya kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Semoga kita bisa mempergunakan apa yang kita miliki/titipan barang yang Allah berikan saat ini bisa kita manfaatkan untuk membangkitkan umat. Insyallah Allahumma Aamiin
*terpintas, jika ada acara Muktamar Khilafah/ acara besar di Jakarta. Berbayang bisa mengendari mobil sendiri dan mengajak keluarga serta sanak saudara untuk berangkat kesana :)


Ukhtyan | Jogja | 25 Mei 2013 | 10.35 pm

Memotret Untuk Berdakwah



Bismillaah....

Apakah anda pernah mengimpikan sesuatu untuk bisa mendapatkannya? Penulis rasa tentunya pernah!
Sebuah impian itu minimal bisa kita pikirkan, minimal lagi bisa kita gambarkan. minimal lagi bisa kita lihat, atau yakin bahwa kita suatu saat akan mendapatkan apa yang hendak kita inginkan.

Orang bisa memiliki rumah, karena sebelumnya orang tersebut memikirkan rumah, dan membicarakan tentang rumah
Orang bisa memiliki hp, karena sebelumnya orang tersebut memikirkan istilah HP, dan membicarakan tentang HP, keinginan lainnya

Detik ini, penulis ingin sekali bisa memiliki kamera DSLR, kamera macam apakah itu? Kamera yang dulu saat penulis pernah nyantri di padepokan sebutannya adalah kamera lima juta. Oow...mahal nian ya? iya memang mahal. Penulis sendiri juga kurang paham apa yang membuatnya mahal, terbuat dari bahan bagus kali ya.

Nah, jika saat ini penulis menginginkan kamera demikian. Jangan sampai sesuatu keinginan tersebut justru jatuh kepada angan-angan, apa itu angan-angan?
angan-angan adalah sesuatu yang bisa menjauhkan kita dengan keberkahan Allah, artinya menginginkan sesuatu namun hanya sekedar orientasi materi semata, sekedar happy-happy, sekedar untuk kepuasan duniawi, dll nah bukan untuk itu. Harus diluruskan niatnya jangan sampai berangan-angan demikian.

Apa sebenarnya yang diinginkan penulis memiliki kamera tersebut? Jawabannya adalah memotret untuk berdakwah. Memotret apa?
Memotret acara-acara dakwah, memotret suatu fenomena alam yang bisa mendekatkan insan manusia dengan Sang Khaliq, memotret untuk menunjukkan akan kejadian dan peristiwa yang membongkar makar-makar sekulerisme yang menjadi palang tegaknya Islam saat ini.

Mari kita juga mencoba memahami bahwa dunia saat ini sadar atau tidak kita sadari, sedang dalam mengalami perubahan besar. Sebagaimana tema yang di angkat pada event besar Muktamar Khilafah tahun 2013 ini yaitu "Perubahan Besar Dunia Menuju Khilafah".
,Perubahan hakiki yang niscaya adalahnya, dan perubahan itu hanya ada pada Islam.

Lantas apa kaitannya dengan keinginan memiliki kamera seperti ini? Agar penulis dapat gunakan untuk reportase acara, menyebarkan opini serta untuk membangun kesadaran umat akan perjuangan Khilafah melalui hasil jepretannya. Dan keinginan memiliki kamera ini dalam rangka untuk turut serta berkonstribusi dalam kebangkitan hakiki ini. Insyallah

Maka, jangan sampai hasil jepretan yang kita lakukan berhenti untuk konsumsi pribadi semata, bukan itu yang menjadi keutamaan. Akan tetapi hasil jepretan yang bisa kita hasilkan adalah, karya foto untuk share di dunia maya/jejaringan sosial.
Dimana belahan dunia sana pun juga akan turut melihat. Dari Jogja sini mari kita giring dunia menuju Khilafah.

Penulis jadi ingat, hasil potretan penulis yang sederhana dari HP berdaya 5 megapixel saat memoto aksi di Jogja, kemudian di upload di fb. Tak disangka foto hasil jepretan penulis tersebut dimuat di Tabloid Media Umat. Disalah satu rubrik yang foto tersebut bergambarkan para muslimah yang aksi di titik nol malioboro.
Ada lagi hasil foto hasil pinjaman kamera teman, hasilnya foto ditayangkan pada pertemuan semua panitia muktamar khilafah. Tak disangka saja, ternyata hasil jepretan tersebut bisa dilihat oleh umat dan tentunya menjadi salah satu aspek yang mendukung perjuangan tegaknya Islam. Kini Kamera hp yang 5 megapixel itu rusak butuh diserviskan, mohon doanya semoga bisa sembuh dan digantikan dengan Kamera DSLR. Aamiin :)

Bismillah..penulis yakin suatu saat penulis akan mempunyai kamera ini, berangkat dari mimpi yang penulis tuangkan dari tulisan ini, penulis tegaskan dan optimiskan "kelak aku akan memilikinya".

Bagi Allah tentu adalah hal yang tidak sulit, bagi penulis "tak ada yang tahu, yang jelas rizki itu tak akan kemana". Paling tidak penulis ada impian yang niscaya bisa untuk dimiliki. Jikalau pun belum bisa dimiliki langsung oleh penulis, mungkin suatu saat kamera tersebut bisa dimiliki oleh adik penulis, suami penulis, anak penulis atau cucu-cicitnya penulis..ahehe

Sahabatku, mohon doanya ya semoga saya bisa punya kamera seperti itu (yang ada digambar). Aamiinkan :)

*Tulisan ini terinspirasi dari susahnya mendapat pinjaman kamera 5 jutaan untuk reportase Muktamar Khilafah Jakarta 2 Juni 2013 :D


Ukhtyan | Jogja | 25 Mei 2013 | 9.36 pm